Sebelum memulai proyek scraping Anda, Anda perlu memahami Cara kerja scraper Dalam artikel ini, kami akan memandu Anda untuk mengetahui, langkah demi langkah, bagaimana cara kerjanya!

Langkah 1: Mengirim permintaan HTTP
Selama pengikisan web, scraper biasanya dimulai dengan Mengirim permintaan HTTP (seringkali jenis GET) ke URL halaman yang ingin Anda scrape.
Agar server menganggapnya sebagai browser «normal», scraper dapat menyertakan header HTTP (headers) yang umum. Misalnya: sebuah Agen-Pengguna yang meniru Chrome atau Firefox, cookie...
👉 Secara umum, scraper «menyamar» sebagai browser Agar tidak diblokir oleh server!
Langkah 2: Penerimaan dan analisis konten HTML
Sebagai tanggapan atas permintaan, situs tersebut mengembalikan kode HTML dari halaman yang Anda minati. Kode inilah yang berisi semua konten yang terlihat di halaman web (judul, teks, gambar, tautan, harga, ulasan, dll.).
Penting untuk dicatat bahwa scraper tidak «melihat» halaman seperti manusia.
👉 Yang dia lakukan adalah «parsing» (membaca) struktur HTML untuk menemukan hal-hal yang menarik minatnya.
Langkah 3: Ekstraksi data
Setelah kode dianalisis, scraper menargetkan elemen yang ingin diekstraksi: judul artikel, harga produk, dan sebagainya.
Untuk itu, scraper mengandalkan metode seleksi yang memungkinkan untuk mengidentifikasi tag yang tepat dalam kode saat melakukan web scraping. Tujuannya adalah untuk Menyortir kode dan hanya menyimpan data yang berguna.
👉 Metode yang paling umum adalah penggunaan Pemilih CSS. Yang terakhir ini memungkinkan untuk menargetkan elemen-elemen tertentu menurut kelas, identitas, atau hierarki mereka.
Misalnya, sebuah scraper menganalisis halaman situs e-commerce. Ia menemukan kode HTML berikut:
<h1 class="product-title">Sepatu olahraga</h1>
<span class="price">79,99 €</span>
Untuk mengambil elemen-elemen ini, scraper menggunakan selektor CSS:
- .judul-produk untuk judul produk
- .harga untuk harga
👉 Jika tidak, untuk menangani struktur data yang lebih kompleks (berdasarkan posisi, teks…), scraper menggunakan metode Pemilihan XPath.
👉 Perhatikan bahwa untuk situs dinamis yang memuat kontennya dengan JavaScript, scraper sering kali harus menggunakan alat tambahan (sebuah «browser tanpa antarmuka») untuk dapat menganalisis seluruh konten.
Langkah 4: Penyimpanan data
Ketika data diekstraksi, scraper dapat mengolahnya. Menyimpan dalam berbagai format.
Tergantung pada kebutuhan Anda, Anda dapat Unduh data :
- 📊 Dalam sebuah berkas CSV, yang mirip dengan tabel Excel,
- 🧩 Di JSON, sebuah format yang lebih fleksibel yang sering digunakan oleh pengembang,
- 📑 Dalam sebuah basis data, jika volumenya besar.
Anda kemudian dapat menganalisis, menyortir, menampilkan, atau menggunakan elemen yang dikumpulkan sesuai keinginan Anda.
Apa peran dari sebuah scraper?
Scraper merujuk pada bot atau perangkat lunak yang memungkinkan untuk’mengekstrak dan menyimpan secara otomatis Data selama proses web scraping.
Terima kasih kepada scrapers yang kuat, seperti yang ditawarkan oleh Data Cerah, Anda dapat mengumpulkan hadiah, artikel, data perusahaan, dan banyak lagi!
Berikut adalah beberapa ide penggunaan konkret dan relevan dari scraper:
- 🔍 Kecerdasan kompetitif : Pengumpulan harga produk dari pesaing
- 📊 Analisis pasar: pengumpulan informasi tentang tren
- 📰 Penggabungan konten: Pembuatan aliran berita
- 🧪 Penelitian ilmiah: Pengumpulan data publik untuk penelitian
Bagaimana cara melakukan scraping secara gratis?
Anda memiliki proyek web scraping, tetapi anggaran Anda terbatas? Jangan khawatir, beberapa scraper tersedia secara gratis: perangkat lunak, ekstensi, atau perpustakaan kode, ada untuk semua kebutuhan.
Anda dapat menggunakan ini alat pengikisan gratis untuk mengumpulkan data secara efisien dan cepat.
Kami akan membahasnya lebih lanjut dalam artikel kami tentang Penggoresan web gratis !
Apa perbedaan antara API dan scraper?
Keduanya memungkinkan untuk’mengekstrak data secara online, tetapi dengan beberapa perbedaan:
- 📌 API
Ini adalah alat khusus yang disediakan oleh sebuah situs web untuk mengumpulkan informasi di halaman-halamannya.
API memungkinkan untuk mengumpulkan data secara sah, tetapi hanya pada halaman situs web dan hanya informasi yang diizinkan oleh situs tersebut.
- 📌 Scrapers
Scrapers, di sisi lain, memungkinkan untuk pengikisan web di situs web mana pun.
Mereka juga memungkinkan untuk mengumpulkan tanpa batasan Semua data yang terlihat!
Kami akan menjelaskan semuanya kepada Anda. Perbedaan antara API dan scraper dalam artikel kami yang membahas topik ini.
Tapi kembali ke Cara kerja scraper, Petunjuk penggunaan yang cukup sederhana:
- 📡 Kirim permintaan
- 🧩 Membaca halaman HTML yang akan di-scrape
- 📊 Mengekstrak data (dengan CSS atau XPath)
- 💾 Simpan dalam format yang berguna
Setelah memahami langkah-langkahnya, pengikisan web Akan menjadi hal yang mudah bagi Anda! Bagi pemula, Anda dapat Mengekstrak data dengan Excel. Sangat sederhana dan praktis, meskipun ada batasan-batasan.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda mengetahui scraper yang bekerja dengan cara berbeda? Silakan bagikan pengalaman Anda mengenai alat-alat ini dan web scraping di kolom komentar!





