itu tes kemarahan multidimensi adalah terjemahan bahasa Prancis dari Multidimensional Anger Inventory (MAI)a inventarisasi kemarahan multidimensi dirancang oleh seorang psikolog Judith M. Siegel di 1986.
Alih-alih sekadar kuis “apakah kamu mudah marah?”, tes ini mengevaluasi kemarahanmu dari berbagai sudut pandang untuk memberikan gambaran profil emosionalmu yang sesungguhnya. Kami akan menjelaskan semuanya!

Apa arti dari tes kemarahan?
Rasa frustrasi dan kesal adalah perasaan yang wajar. Masalahnya muncul ketika hal-hal itu terjadi terlalu sering dan membebani kehidupan sehari-harimu, kesehatan mental dan bahkan milikmu kesehatan fisik. Di sinilah peran alat seperti MAI menjadi berguna.
Kuesioner psikologis ini tidak hanya memberikan skor keseluruhan. Kuesioner ini menganalisis kemarahanmu berdasarkan beberapa dimensi yang frekuensi, lamanya,’intensitas, cara kamu mengungkapkannya, dan situasi yang memicunya. Dengan menggabungkan data-data tersebut, aplikasi ini memberikanmu sebuah analisis yang akurat profil emosionalmu, sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh kuis konvensional mana pun.
Tujuannya jelas: menjadi lebih baik memahami reaksimu, ambil kesadaran pola perilaku kamu dan memulai upaya yang sesungguhnya untuk pengaturan emosi. Alat referensi ini, yang dirancang berdasarkan sebuah dasar ilmiah kokoh, membantu kamu menilai amarahmu agar bisa mengelolanya dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Bagaimana cara melakukan tes kemarahan?
Tes ini didasarkan pada 38 pertanyaan singkat. Setelah semua jawaban diberikan, kamu akan menerima skor dalam bentuk persentase, yang dikelompokkan berdasarkan beberapa faktor:
- Frekuensi : seberapa sering kamu marah dalam kehidupan sehari-harimu.
- Intensitas : intensitas reaksi emosional, mulai dari rasa kesal ringan hingga ledakan emosi yang sesungguhnya.
- Kemarahan batin : kamu menahan rasa frustrasimu, merenung sendirian di malam hari, dan merasa sedih atau bersalah.
- Kemarahan eksternal : kamu meninggikan suara, membanting pintu, dan ketegangan itu pun menular ke orang lain.
- Munculnya amarah dan situasi pemicunya : hal-hal yang memicu kemarahanmu (pekerjaan, hubungan, stres).
Ada satu indikator terakhir yang patut diperhatikan: pandangan yang tidak bersahabat. Skor ini mengukur seberapa besar kecenderunganmu untuk secara alami tidak mempercayai orang lain. Semakin tinggi skornya, semakin besar kecenderunganmu untuk niat jahat kepada orang-orang di sekitarmu.
Dengan menggabungkan semua aspek ini, tes ini membantumu memahami bagaimana, mengapa, dan kepada siapa kamu melampiaskan kemarahanmu, jauh melampaui sekadar jawaban “ya” atau “tidak”. Data-data ini merupakan sebuah laporan mengenai reaksi kemarahanmu, yang berguna untuk memulai upaya perbaikan bersama tenaga kesehatan jika diperlukan.
Pertanyaan apa saja yang ada di kuis tersebut?
Setiap pertanyaan singkat, dirumuskan dalam bentuk ya/tidak atau pada sebuah skala kesepakatan. Beberapa di antaranya berkaitan dengan reaksimu dalam situasi yang menegangkan: apakah kamu marah ketika seseorang memerintahkanmu untuk pekerjaan ? Apakah kamu sering kesal karena hal-hal sepele?
Yang lain menjelajahi milikmu hubungan dengan orang lain. Bagaimana reaksimu terhadap seseorang yang terlalu baik? Apa yang kamu rasakan saat berada di tengah kerumunan? Pertanyaan-pertanyaan ini memungkinkan untuk mengukur keseluruhan perilaku emosional dalam menghadapi stres.
Jika tingkat kemampuannya sangat menonjol tinggi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan seorang tenaga kesehatan mental untuk melatih pengelolaan amarah dan meningkatkan kualitas hidupmu. Tes ini bukanlah diagnosis, melainkan langkah awal yang bermanfaat untuk memahami hubunganmu dengan amarah dan berdamai dengan emosimu.
Dan kalau kamu suka kuis:





